Syair Hati

Tuesday, September 19, 2006

Nak, manisnya dirimu hari ini, Sayang...

Nak...betapa rindu bila tak bertemu denganmu
sungguh sayang bila hari-hariku ku tak bersamamu
Nak, marahkah engkau bila aku memarahimu
Aku pun terkadang tidak mengindahkan permintaanmu
Aku selalu mengacuhkan bila kau bertanya padaku
Nak, betapa sayang Bunda kepadamu
Ingat, Bunda marah bukan karena Bunda nggak sayang
Bunda bahkan sangat sayang pada kalian
Bunda sangat sayang...
Bunda sedih bila hari ini kau bisa makan enak dan berpakaian bagus
tetapi pada hari kebangkitan kelak kau akan memakan makanan busuk dan bernanah
berpakaian air neraka
Bunda sangat sayang kepada kalian
Bunda tak ingin hari ini kalian tertawa renyah
tapi kelak engkau menangis meminta pertolongan
dan pada saat itu Bunda tidak bisa berbuat apapun untuk menolong kalian
Nak...
Betapa nikmat Allah tercurah kepada Bunda
Allah mempercayai Bunda
akan kemanakah Bunda meminta tolong bila nikmat itu tersiakan?
Nak...
Betapa besar tangung jawab Bunda
Sungguh, Bunda merasa, di pundak Bunda ada berton-ton barang berat
Bunda kadang merasa tak sanggup untuk memikulnya
Nak...
Betapa sedih hati Bunda saat apa pun kebaikan yang Bunda sampaikan
belum masuk ke dalam hatimu
Bunda tahu Allah itu melihat proses bukan hasil yang dicapai
Bunda sangat yakin dengan itu
Bunda yakin Allah akan membalas yang setimpal dengan apapun yang kita lakukan.
Bukankah...
Famaiya'mak misqolla zahrahtin khoirah yarrah
wamayyakmal misqolah zahratin syaroyyarah
Maukah kalian membantu Bunda?
Bantu Bunda untuk melakukan kebaikan
Itu sudah cukup bagi Bunda
Bunda tidak meminta materi ataupun balas jasa dari kalian
Karena kalian adalah anak Bunda, permata hati Bunda
Permata itu harus dijaga biar kilaunya tidak cepat pudar.
Nak...sekali lagi...
Bunda sayang kalian...
Moga keberhasilan selalu menyertai kalian, dunia wal akhirat. Aamiin...
19 Sept 2006

0 Comments:

Post a Comment

<< Home